FORUM MANDAILING

ro ho, ro au , rap ro ma hita, rap ro rap ra

ambukon mada gut-gut i

HORAS TONDI MATOGU PIR TONDI MADINGIN

kepada seluruh pengunjung forum mandaling yang terhormat, forum ini belum memiliki moderator untuk mengendalikan seluruh thread dengan beberapa kategori, di mohonkan tu koum-koum yang luang waktu untuk dapat bergabung menjadi moderator forum ini, hanya membutuhkan loyalitas dan pengetahuan tentang mandailing agar forum ini bisa berkembang ke depannya, terimakasih

    SYEIKH ABDUL HALIM HASIBUAN GELAR SYEIKH BOSAR: SANG EDUKASIONIS

    Share

    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 22
    Reputasi-mu : 0
    Join date : 22.02.11

    SYEIKH ABDUL HALIM HASIBUAN GELAR SYEIKH BOSAR: SANG EDUKASIONIS

    Post  Admin on Thu Feb 24, 2011 6:32 pm



    Syeikh Hasibuan dilahirkan di Sihijuk, Sipirok dari seorang ayah yang menjadi Qadhi, dengan nama Maulana Kadi Hasibuan dengan gelar H.M. Nurhakim.

    Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Tanah Air, dalam umur 12 tahun dia berangkat ke Mekkah untuk meneruskan pendidikannya. Di Mekkah dia belajar dan mengeluti intelektualisme Mekkah selama tiga puluh tahun
    antara 1870-1900. Guru-gurunya antara lain, Syeikh Umar Hamdan,Syeikh Asy’ari Bawian, Syeikh Kendi dan Syeikh M. Daud Fathoni. Spesialisasi yang dikuasasinya dalah Jusrisprudensi (Fiqih), Hadits dan Tasawuf.

    Sekembalinya ke Tanah Air, dia diangkat menjadi Syeikh di mesjid raya lama Padang Sidempuan selama dua puluh tahun. Saat itu, fungsi mesjid selain tempat ibadah juga menjadi lembaga pendidikan,konseling, ifta (atau penetapan fatwa untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat) dan pusat riset dan pengembangan masyarakat.

    Selain terlibat di pusat kegiatan sosial, dia juga mendirikan perguruannya di Hutaimbaru, Angkola Julu. Perguruan tersebut makin lama makin sering dikunjungi para mahasiswa-mahasi swa di seantera negeri. Beberapa almuninya antara lain: Syeikh Kadir Aek Pining Batang Toru, Syeikh Harus adik Syeikh Bosar, H. Hasan Mompang Julu, Dja Mulia Simarpinggan,
    Syeikh Abrurrahman Sialogo, H. Daud Momang Julu dan tokoh intelektual masyarakat Batak Toba, Abdul Halim Perdede.

    Pada tahun 1920, dia meninggal di Mesjid Lama Padang Sidempuan. Sebelum meninggal, dia dikenal sangat aktif berpolitik khususnya dalam pengembangan politik di Tapanuli Selatan, khsusunya sebagai Ketua Syarikat Islam Tapanuli
    Selatan.


    Sumber : Sutan Sayur

      Waktu sekarang Fri Jun 23, 2017 12:10 pm